INDRAMAYU - Menghubungkan teori akademis dengan kebutuhan industri nyata, Indonesia Drilling Training Center (IDTC) Pertamina Drilling menerima kunjungan 50 mahasiswa Geoteknik Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, Jawa Tengah, di Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (19/9).
Kunjungan yang digagas dalam rangka Company Visit Student Member Ikatan Ahli Geologi Indonesia (SM-IAGI) ini bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai kebutuhan kompetensi tenaga profesional di sektor minyak dan gas (migas).
Manager IDTC Pertamina Drilling, Chair Rony, menjelaskan bahwa kehadiran para mahasiswa di pusat pelatihan ini bertujuan memberikan gambaran utuh antara dunia perkuliahan dan dunia kerja.
"Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman melihat langsung fasilitas dan aktivitas pengeboran. Dengan datang ke IDTC, mereka bisa melihat bagaimana ilmu yang dipelajari di kampus memiliki keterkaitan dengan pekerjaan di industri," kata Chair Rony.
Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa dibekali pemahaman materi terkait proses bisnis Pertamina dari Hulu hingga Hilir, Pertamina Drilling, hingga Reservoir Geomechanics. Mahasiswa juga diajak berkeliling meninjau fasilitas IDTC, seperti ruang kelas, simulator mobile rig, portacamp, hingga Rig 150 HP.
Tak sekadar melihat dari jauh, dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap, peserta mendapat kesempatan naik langsung ke Rig 150 HP untuk mengamati peralatan dan lingkungan kerja operasional pengeboran.
IDTC sendiri merupakan pusat pelatihan Pertamina Drilling berkonsep The Center of Drilling Operation Excellence yang menyediakan fasilitas pembelajaran, simulator, serta rig guna memberikan pengalaman praktik secara langsung. Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan gambaran nyata bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri menuju industri migas. (Ade)