INDRAMAYU - Komitmen Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam menghadirkan pelayanan yang responsif dan pembangunan yang nyata kembali dirasakan langsung oleh masyarakat bawah. Hal ini dibuktikan dengan tuntasnya proyek rehabilitasi infrastruktur jalan desa yang berlokasi di wilayah Desa Gabuswetan, Kecamatan Gabuswetan.
Pembangunan akses jalan dengan konstruksi rigid beton tersebut menjadi cerminan dari implementasi Visi Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong) yang digelorakan oleh kepemimpinan daerah bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dalam menggenjot kualitas sarana publik di tingkat pedesaan.
Merujuk pada dokumen Surat Perintah Kerja (SPK) Nomor: 100.3.7/4093.4/SPK/DPUPR.IM/2026, proyek bernilai kontrak Rp. 148.972.000,00 ini dibiayai penuh oleh APBD Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2026.
Menggandeng PT. Almahyra Anugerah Nusantara sebagai mitra pelaksana, proyek yang dimulai sejak 19 Juni 2026 ini berhasil dirampungkan dengan lancar jelang target tenggat Agustus mendatang.
Penerapan metode betonisasi dinilai menjadi jawaban paling tepat dan solutif. Jalur yang semula kerap dikeluhkan warga karena rusak dan becek saat musim penghujan, kini telah bertransformasi menjadi jalan penghubung yang mantap dan aman.
Pihak kontraktor memastikan bahwa penyelesaian jalan ini digarap dengan dedikasi penuh pada aspek kekuatan struktur teknis.
Perwakilan lapangan dari PT. Almahyra Anugerah Nusantara menegaskan komitmen mutu tersebut sekaligus menitipkan pesan penting kepada publik.
"Kami berkomitmen penuh untuk menyelesaikan proyek ini dengan kualitas terbaik sesuai spesifikasi dari Dinas PUPR. Mengingat proses betonisasi ini membutuhkan waktu pengerasan (curing) yang optimal agar mencapai kekuatan maksimal, kami sangat memohon kerja sama dan pengertian dari warga sekitar serta pengguna jalan untuk bersabar tidak melintasi area yang baru dibeton sampai umur betonnya benar-benar cukup dan siap dibuka total," jelasnya memberi imbauan.
Rampungnya proyek strategis ini disambut dengan sukacita oleh warga sekitar. Hadi (50), salah seorang warga sekitar, menyampaikan rasa puasnya atas perubahan lingkungan tempat tinggal mereka.
"Bertahun-tahun kami di sini harus akrab dengan debu saat kemarau dan kubangan air saat hujan. Sekarang, berkat kepedulian pemerintah daerah melalui tim PUPR, jalan di depan rumah kami sudah rata dan tebal dibeton. Lingkungan jadi kelihatan bersih, sehat, dan warga yang lewat jalan ini tidak perlu lagi berkendara zigzag menghindari lubang. Ini betul-betul berkah buat kami," tutur Hadi dengan penuh rasa syukur, Selasa (07/07/2026).
Manfaat instan dari aspek mobilitas dan efisiensi waktu juga diakui oleh para pelaku usaha transportasi lokal. Roni (29), seorang kurir logistik dan kurir bahan pangan yang setiap harinya mengandalkan rute ini, mengakui efisiensi berkendara pasca-perbaikan jalan.
"Sebagai kurir, kondisi jalan itu taruhannya adalah ketepatan waktu pengiriman barang ke konsumen. Dulu saya selalu khawatir kalau lewat daerah sini, karena selain bikin waktu tempuh molor, motor juga cepat jajan onderdil akibat jalanan rusak. Sekarang jalannya sudah mulus dibeton begini, kerjaan saya jadi jauh lebih cepat selesai, hemat bensin, dan barang bawaan konsumen aman tanpa guncangan berat," terangnya.
Melalui keberhasilan proyek rehabilitasi Jalan Desa Gabuswetan ini, Pemkab Indramayu tidak hanya sukses menyajikan akses transportasi yang aman.
Lebih dari itu, momentum ini menjadi bukti autentik hadirnya program kerja yang Nyata dan Andal di tengah masyarakat guna meletakkan fondasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta berkelanjutan. (*)