Dirut Perumdam Tirta Darma Ayu Dinilai Lamban Sikapi Kegaduhan Internal. Uho Bilang, Buka Saja Siapa Oknumnya.
Jika benar Kepala Satuan Pengawas Internal (SPI) Perumdam sudah menyerahkan data kongkrit terkait oknum yang telah membuat kegaduhan itu seyogyanya diambil tindakan tegas.
Ketua LSM Putra Dermayu, Abdul Hidayat, SH menyayangkan sikap Dirut Nurpan yang dianggap tidak berani mengungkap siapa dalang atau oknum di internal Perumdam yang memicu kegaduhan.
"Seharusnya Dirut tampil tegas dan transparan. Jika dibiarkan berlarut, kegaduhan ini akan merusak citra perusahaan daerah termasuk menurunkan kepercayaan masyarakat,” ujarnya.
"Dan jika benar hasil penelusuran Kepala SPI sudah dilaporkannya kepada dirut diketahui pelakunya sudah ditemukan maka tindak tegas agar kasus ini terang benderang siapa yang bermain," kata Abdul Hidayat Kamis 26 November 2025.
Disisi lain Abdul Hidayat menduga bahwa berkembangnya kasus kebocoran data di internal Perumdam sengaja dikemas dengan sasaran menggulingkan kepemimpinan Nurpan sehingga Bupati Indramayu Lucky Hakim percaya dan Dirut Nurpan dipecat.
"Dugaan isu yang berkembang ya begitu mas. Tinggal gimana Dirut Nurpannya aja, apa dia masih tetap melemah dan bersabar, atau siap menerima gempuran fitnah dari berbagai publik," ungkap Abdul Hidayat (Dayat-rec)
Sementara itu tokoh masyarakat Indramayu Uho Al - Khudri, S. Ag menilai bahwa lambannya sikap Dirut Perumdam membuat isu semakin berkembang liar.
“Kami sebagai pelanggan berharap dirut ada keberanian. Buka fakta yang sebenarnya siapa oknum yang sengaja membuat kegaduhan ini. Jangan sampai masalah internal merugikan pelayanan air bersih,” kata Uho.
Uho juga menekankan pentingnya langkah cepat dan transparan dari pimpinan Perumdam. “Kami mendesak agar Dirut segera mengungkap siapa oknum yang membuat kegaduhan. Jika tidak, kami khawatir masalah ini akan terus bergulir dan menimbulkan ketidakpercayaan publik,” tambah Uho.
Polemik ini menambah sorotan terhadap tata kelola Perumdam Tirta Darma Ayu. Publik berharap pemerintah daerah segera turun tangan agar konflik internal tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat. ( JUJUN/PH)
